Rabu, 15 April 2015

CARA MENGINSTAL LINUX UBUNTU VERSI 11.10 LIVE DEKSTOP

CARA MENGINSTAL LINUX UBUNTU VERSI 11.10 LIVE DEKSTOP

Ubuntu live desktop akan segera dijalankan, tunggulah hingga ditampilkan halaman "Welcome"...

Ubuntu 11.10

Pada halaman tersebut pilih tombol "Try Ubuntu" untuk menjalankan Ubuntu 11.10 sebagai desktop live CD. Ini dimaksutkan untuk memeriksa apakah perangkat yang kita gunakan telah dikenali dengan baik dan sistem dapat berjalan dengan sempurna.

Setelah desktop selesai dimuat, klik ganda ikon "Install Ubuntu" yang berada di desktop untuk menjalankan Ubiquity (installer Ubuntu). Pada halaman muka, pilih bahasa yang ingin digunakan lalu tekan tombol "Continue"...

Ubuntu 11.10

Kita akan dibawa ke halaman "Preparing to install Ubuntu". Pada halaman ini installer akan memeriksa ketersediaan perangkat yang dibutuhkan termasuk sambungan internet jika tersedia...

Ubuntu 11.10

Gambar 1, installer Ubuntu mendeteksi keberaan hardisk dan tersedianya sambungan internet.
Gambar 2, installer tidak menemukan ketersediaan sambungan internet. Pada langkah ini, jika Anda memiliki sambungan ke internet maka Anda dapat memilih opsi untuk mendownload update jika telah tersedia serta menginstal perangkat lunak yang disediakan pihak ketiga selama proses instalasi, namun demikian, kami menyarankan untuk memutuskan terlebih dulu koneksi internet dan tidak mengaktifkan kedua opsi tersebut karena dengan mengaktifkan keduanya akan menyebabkan proses instalasi berjalan lama.

Pada halaman "Installation type", Anda diminta menentukan jenis instalasi yang ingin dilakukan. Gambar berikut akan menunjukkan pada Anda beberapa kondisi yang mungkin kita jumpai...

Ubuntu 11.10

Gambar 3, Ubuntu mendeteksi keberadaan sistem lain, dalam contoh adalah Windows 7. Anda memiliki beberapa pilihan, opsi pertama "Install Ubuntu alongside Windows 7"; pilihan ini akan memerintahkan Ubuntu untuk melakukan instalasi secara otomatis menyesuaikan ruang hardisk yang tersedia. Opsi kedua "Replace Windows 7 With Ubuntu"; opsi ini akan menghapus sistem yang telah ada dan menggantinya dengan Ubuntu 11.10. Peringatan!!!: dengan memilih opsi ini maka instalasi Windows 7 serta semua isi hardisk termasuk data dan file lain akan dihapus dan hardisk akan diformat ulang. Opsi ketiga "Something else"; opsi ini memungkinkan kita mengatur secara mandiri instalasi Ubuntu bersama Windows 7 dengan menyusun partisi secara manual (akan kami jelaskan pada langkah berikutnya).

Gambar 4, Ubuntu 11.10 mendeteksi keberadaan sistem operasi lain dan juga sistem operasi Ubuntu versi sebelumnya, dalam contoh ini sistem yang telah ada adalah Windows 7 dan Ubuntu 11.04. Dalam kondisi ini kita diminta untuk memilih beberapa opsi, opsi pertama "Erase Ubuntu 11.04 and reinstall"; jika Anda memilih opsi ini maka instalasi Ubuntu 11.04 akan dihapus dan digantikan oleh Ubuntu 11.10. Peringatan!!!: pilihan ini akan menghapus semua file dan data yang berada dalam sistem Ubuntu 11.04. Opsi kedua "Upgrade Ubuntu 11.04 to 11.10"; opsi ini digunakan untuk meng-upgrade sistem Ubuntu 11.04 yang telah ada menjadi Ubuntu 11.10, dengan cara ini semua data dan file yang disimpan tidak akan dihapus. Perangkat lunak yang telah diinstal pada sistem versi sebelumnya akan dipertahankan jika memungkinkan, sepanjang dependensi dan kompatibilitas dengan Ubuntu 11.10 terpenuhi, jika tidak, perangkat lunak akan dihapus. Opsi ketiga "Erase everything and reinstall"; Peringatan!!!, pilihan ini akan menghapus semua sistem yang telah ada (Windows 7 dan Ubuntu 11.04) beserta semua data dan file yang ada dalam hardisk. Opsi keempat "Something else"; penjelasan sama dengan gambar sebelumnya.

Gambar 5, Ubuntu 11.10 tidak mendeteksi keberadaan sistem operasi lain, hal ini mungkin terjadi karena Ubuntu tidak mengenali, atau hardisk masih dalam keadaan kosong (baru) dan atau hardisk telah memiliki bebrapa partisi yang berisi data dan file-file lain. Dalam keadaan tersebut kita hanya diberika dua pilihan, opsi pertama "Erase disk and install Ubuntu"; Peringatan!!!: ini akan menghapus semua isi hardisk dan Ubuntu 11.10 akan melakukan instalasi (penentuan partisi) secara otomatis. Opsi kedua "Something else"; sama dengan penjelasan gambar sebelumnya.

Dari semua kemungkinan di atas, kami menyarankan Anda memilih opsi terakhir "Something else". Dengan memilih opsi tersebut kita dapat menentukan proses pembuat partisi secara manual sesuai kebutuhan. Tentukan pilihan Anda, lalu lanjutkan proses dengan menekan tombol "Continue".

Jika Anda memilih opsi terakhir "Something else", pada halaman selanjutnya Ubuntu 11.10 akan menampilkan tabel partisi pada hardisk yang dikenali...

Ubuntu 11.10

Gambar 6, hardisk dalam keadaan kosong atau masih baru, untuk dapat menggunakannya kita harus membuat sebuah tabel partisi baru pada hardisk tersebut (/dev/sda). Untuk membuat tabel partisi pada hardisk baru, tekan tombol "New Partition table...", sebuah dialog "Create new empty partition table..." akan ditampilkan
 ( Gambar 7 ), tekan tombol "Continue" pada dialog tersebut untuk melanjutkan pembuatan tabel partisi.

Gambar 8, Ubuntu mengenali sebuah hardisk yang telah memiliki beberapa partisi dan menemukan sistem operasi lain (Windows 7) terinstal didalamnya. Pada contoh ini, hardisk yang kami gunakan telah berisi Windows 7 pada drive C dan sebuah partisi berisi file yang tidak penting pada drive D. Ubuntu mengenali hardisk sebagai /dev/sda dan telah memiliki tiga partisi masing-masing /dev/sda1 (system reserved), /dev/sda2 (drive C tempat sistem Windows 7 diinstal) dan /dev/sda3 (drive D) yang akan kami hapus untuk menginstal Ubuntu 11.10. Dalam kondisi ini, Anda jangan mengutak-atik partisi lain selain partisi yang memang telah kita tentukan untuk tempat instalasi Ubuntu. Pilih partisi yang telah ditentukan lalu tekan tombol "Delete", Peringatan!!!: partisi beserta isinya akan dihapus dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI sehingga sebelum menekan tombol tersebut pastikan Anda tidak salah pilih.

Gambar 9, Ubuntu mengenali keberadaan sebuah hardisk yang telah memiliki bebrapa partisi yang berisi file-file lain namun tidak menemukan sistem terinstal didalamnya. Jika file-file yang ada dalam hardisk tersebut sudah tidak diperlukan lagi dan Anda ingin menggunakan seluruh isi hardisk, pilih sebuah partisi lalu tekan tombol "Delete", Peringatan!!!: partisi beserta isinya akan dihapus dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN LAGI. Ulangi langkah tersebut dengan memilih satu persatu partisi lain yang akan dihapus. Pada langkah ini, Anda juga dapat memilih untuk hanya menghapus sebuah partisi saja yang nantinya akan digunakan sebagai tempat menginstal Ubuntu 11.10 dengan pertimbangan partisi lain dapat digunakan menyimpan data dan file-file penting lainnya.

Dari semua langkah yang kita lakukan di atas, dengan berbagai kondisi dan pilihan yang telah kita tentukan, hasilnya adalah sebuah "free space" dibawah /dev/sda
 ( Gambar 10 ) yang selanjutnya akan kita susun partisi-partisi baru pada free space tersebut untuk menginstal Ubuntu.

Langkah selanjutnya adalah menyusun partisi secara manual...

Ubuntu 11.10

Gambar 11, Partisi pertama yang akan dibuat adalah partisi "swap". Pilih pada free space lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami tentukan nilai "1024" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning" dan pada opsi "Use as:" pilih "swap area", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "swap".

Gambar 12, Partisi kedua adalah partisi "/". Pilih pada free space yang masih ada lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami tentukan nilai "15000" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning", pada opsi "Use as:" pilih "Ext4 journaling file system", dan pada opsi "Mount point:" pilih "/", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "/".

Gambar 13, Partisi terakhir adalah partisi "/home". Pilih pada free space yang masih tersisa lalu tekan tombol "Add", pada halaman "Create partition" opsi "Type for the new partition:" pilih "Primary" jika masih memungkinkan, pada opsi "New partition size...:" tentukan kapasitas partisi yang akan dibuat, pada contoh ini kami menggunakan seluruh sisa free space yang ada "26925" dalam satuan megabyte. Pada opsi "Location for...:" pilih "Beginning", pada opsi "Use as:" pilih "Ext4 journaling file system", dan pada opsi "Mount point:" pilih "/home", tekan tombol "OK" untuk membuat partisi "/home".

Gambar 14, tabel partisi yang kita buat kurang lebih akan nampak seperti gambar tersebut. Kini Ubuntu 11.10 telah siap untuk diinstal, tekan tombol "Install Now" untuk melanjutkan proses instalasi.

Ubuntu 11.10

Langkah-langkah selanjutnya tinggal mengisi informasi pribadi yang dibutuhkan. Pada halam "Where are you?" tentukan lokasi tempat Anda berda.
( Gambar 15 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Pada halaman "Keyboard layout" pilih tata letak keyboard yang digunakan atau biarkan dalam keadaan default
 ( Gambar 16 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Pada halaman "Who are you?" isi semua informasi pribadi yang diminta, "Your name:" isi dengan nama lengkap Anda, "Your computer's name:" isi dengan nama komputer yang Anda inginkan, "Pick a username:" tentukan username yang akan digunakan untuk login ke sistem, "Choose a password:" dan "Confirm your password:" isi dengan password yang akan Anda gunakan saat login. Dua opsi dibawahnya, pilih pada "Require my password to log in" dan tidak perlu mengaktifkan pilihan "Encript my home folder" jika Anda tidak tahu kegunaannya
( Gambar 17 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan. Semua informasi yang diminta telah selesai kita tentukan, slideshow informasi akan ditampilkan, tinggal menanti instalasi diselesaikan
( Gambar 18 ). Instalasi selesai, pada dialog "Installaton complete" tekan tombol "Restart Now" ( Gambar 19 ), komputer akan direstart, ambil CD/DVD installer yang dikeluarkan lalu tekan enter.

Beberapa saat kemudian komputer akan dinyalakan kembali...

Ubuntu 11.10

Gambar 20, Plymouth, boot splash Ubuntu 11.10 ditampilkan.
Gambar 21, LightDM, layar login Ubuntu 11.10 yang baru dan indah
Gambar 22, Desktop Unity 2D Ubuntu 11.10 jika driver atau perangkat grafis yang digunakan belum diinstal dan atau belum dikenali.

Ubuntu 11.10

CARA MENGINSTAL PRINTER

CARA MENGINSTAL PRINTER


install Printer HP Laser Jet P1006 di Windows 7

INSTALL driver printer di OS Windows 7 memang relatif cukup mudah. Tinggal colok kabel printer ke PC atau laptop, tunggu sebentar maka printer siap untuk digunakan. Namun tidaklah demikian halnya dengan driver printer HP Laserjet P1006. CD driver sudah dimasukkan dan proses instalasinya sudah diikuti, tetapi driver tetap tidak bisa membaca. Ujung-ujungnya instalasi gagal yang dinyatakan pada device printer hp laserjet p1006 masih ada tanda "penthung" berwarna kuning. Sedikit upaya alhasil instal driver printer hp laser jet p1006 akhirnya berhasil juga. Yang penting bersabar. Nah berikut cara instalasinya:

1. Install driver printer seperti biasanya, install driver akan gagal ketika komputer meminta untuk mengoneksikan printer ke komputer, walaupun printer sudah dihidupkan. Biarkan saja sang installer gagal, yang penting driver sudah diekstrak di folder tersebut.

2. Pada halaman depan, klik tombol Start kemudian klik kanan Computer dan pilih Manage.

3. Akan tampil Computer Management. Kemudian pilih Device Manager. Cari device printer HP yang masih bertanda "penthung" berwarna kuning, yang artinya driver printer belum pas.

4. Klik kanan device tersebut, kemudian pilih Update Driver Software.. Cari dimana driver printer tersebut disimpan misal: D:\master_driver\driver HP.

5. Klik OK, dan ikuti langkah selanjutnya.

6. Pastikan device printer HP tidak ada lagi tanda "penthung" yang menyertainya dan printer siap dipakai.




Selamat bekerja.

CARA OPTIMALISASI WINDOWS XP

CARA OPTIMALISASI WINDOWS XP


1. Matikan / Disable Indexing Services
 Indexing Services adalah sebuah program kecil tetapi mengunakan memory computer lumayan besar.  Terkadang dapat menganggu computer menjadi lebih berisik atau berbunyi dalam access harddisk. Fungsi Indexing Services adalah melakukan update daftar file computer, tujuannya untuk mempercepat kinerja PC dengan sistem dari pendaftaran index file. Jika anda tidak memerlukan pencarian file terlalu sering, Indexing Services dapat dimatikan dengan :
         - Click menu Start 
         -  Click Settings
         -  Click Control Panel
         -   Double-click Add/Remove Programs
         -   Click the Add/Remove Window Components
         -   Uncheck the Indexing services
         -   Click Next
2 .Optimise Display Setting dengan menurunkan tingkat gambar
Windows dengan tampilan desktop keren memang menarik. Tetapi terlalu banyak gambar akan memaka sumber resource system. Untuk mematikan :
     
         - Go to Start
         - Click Settings
         - Click Control Panel
         - Click System
         - Click Advanced tab
         - In the Performance tab click Settings
         - Leave only the following ticked:
         - Show shadows under menus
         - Show shadows under mouse pointer
         -  Show translucent selection rectangle
         - Use drop shadows for icons labels on the desktop
         - Use visual styles on windows and buttons
3 .Speedup Folder Browsing atau mempercepat browser folder
Setiap kali membuka browser folder, maka tampak kelambatan atau sedikit delay. Karen Windows XP sesaat akan mencari network file dan printer sementara membuka Windows Explorer. Untuk memperbaiki anda dapat mematikan fasilitas tersebut dengan :
     
         -
  Open My Computer
         - Click on Tools menu
         - Click on Folder Options
         - Click on the View tab.
         -  Uncheck the Automatically search for network folders and printers check box
         -  Click Apply
         - Click Ok
         - Reboot your computer
4 .Perbaiki sistem memory
Software cacheman atau cache manager dapat membantu memperbaiki managemen memory seperti pengaturan disk cache dan sejumlah setting bagi computer.
Go to Show Wizard and select All
Run all the wizards by selecting Next or Finished until you are back to the main menu. Use the defaults unless you know exactly what you are doing
Exit and Save Cacheman
Restart Windows
5 .Run BootVis – Improve Boot Times
Software ini membantu beberapa setting pada Windows. Anda cukup mendownload dan mencoba melakukan trace, maka program akan mencoba beberapa kali setting sampai selesai dan lakuka reboot. Dibawah ini keterangan untuk BootVis software dan pemakaiannya:
-               Download and Run
-               Select Trace
-               Select Next Boot and Driver Trace
-              A Trace Repetitions screen will appear, select Ok and Reboot
-             Upon reboot, BootVis will automatically start, analyze and log your system’s boot process. 
        When it’s done, in the menu go to Trace and select Optimize System
-              Reboot.
-              When your machine has rebooted wait until you see the Optimizing System box appear.                         
         Be patient and wait for the process to complete
6 .Remove the Desktop Picture/ buang gambar pada desktop
Bagian belakang desktop Windows umumnya diberikan gambar sebagai background. Sebaiknya tidak digunakan karena akan memperlambat sistem operasi computer.
-               Right click on Desktop and select Properties
-               Select the Desktop tab
-               In the Background window select None
-               Click Ok
7 . Remove Fonts for Speed, buang font yang tidak perlu
Bila memerlukan font pada computer, cara ini tidak usah dipakai. Tetapi bila anda tidak memerlukan font, coba diperiksa apakah computer memiliki font terlalu banyak. Karena beberapa program yang mengunakan font akan melakukan loading pada font yang sangat besar. Anda dapat membackup nama file dari font anda sementara tidak digunakan. Lalu anda buang file font yang tidak perlu dengan :
   Open Control Panel
   Open Fonts folder
Move fonts you don’t need to a temporary directory (e.g. C:\FONTBKUP?) just in case you need or want to bring a few of them back. The more fonts you uninstall, the more system resources you will gain.
===============================================================
Memindahkan Pagefile
HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management
Klik ganda PagingFiles kemudian ganti path ke lokasi baru yang diinginkan.
Misalnya: D:\pagefile.sys 1024 1024
Mengembalikan Fungsi Search Kedalam Tampilan Lama
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CabinetState
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama UseSearchAsst.
Klik ganda UseSearchAsst dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menyembunyikan Device Manager
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama System.
Di subkey System buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDevMgrPage.
Klik ganda NoDevMgrPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Mengoptimalkan Hard Disk Disaat Komputer Dalam Keadaan Idle
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\OptimalLayout
Buatlah sebuah DWORD Value Baru dan beri nama EnableAutoLayout.
Klik ganda EnableAutoLayout dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menghilangkan Opsi Run As Pada Menu Konteks
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama HideRunAsVerb.
Klik ganda HideRunAsVerb dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Menonaktifkan Windows XP Tour
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Applets\Tour
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Applets\Tour
Buatlah sebuah DWORD Value baru jika belum ada dan beri nama RunCount.
Klik ganda RunCount dan masukkan angka 0 pada Value Data.
Menyimpan Perubahan Pada Konfigurasi Notepad
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Notepad
Buatlah masing-masing DWORD Value baru dan beri nama fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions.
Klik ganda pada fSavePageSettings dan fSaveWindowPositions dan masukkan angka 1 pada masing-masing Value Data.
Informasi Terperinci Di Device Manager
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment
Buatlah sebuah String Value baru atau ubah String Value yang telah ada yang bernama DEVMGR_SHOW_DETAILS.
Klik ganda DEVMGR_SHOW_DETAILS dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menunjukkan Semua Hidden Devices Pada Device Manager
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Environment
Buatlah sebuah String Value baru dan beri nama DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES.
Klik ganda DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Menonaktifkan Task Manager
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\System
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\System
Buatlah DWORD Value baru dan beri nama DisableTaskMgr.
Klik ganda DisableTaskMgr dan masukkan 1 pada Value Data.
Menggunakan Smooth Scrolling Di Internet Explorer
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Jika belum ada, buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama SmoothScroll.
Klik ganda SmoothScroll dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Para user atau pemakai Windows XP Seringkali mengeluh karena Computernya berjalan lambat, start lama, dan shutdown lama. Apa memang ada masalah pada komputer kita……?
kalau kita sudah merasa yakin bahwa ini bukan perbuatan Virus,Nah ini ada tips menarik yang mungkin bisa anda coba.
1. Format file system NTFS
Saat kita Akan menginstall Windows XP, hal pertama yang mesti kita lakukan adalah memformat Hardisk, gunakan file system NTFS. File sistem NTFS lebih cepat diakses dan scandisknya juga sangat cepat. Jangan gunakan FAT, kecuali Anda ingin bisa mengakses harddisk tersebut di windows 98. Pilih type Harddisk Ultra-133 atau serial ATA/SATA dg buffer 8-MB, Memory RAM minimal 512MB, Apabila format file system Anda menggunakan FAT32, Anda bisa mengconvertnya ke NTFS dengan cara : Klik Start > Run > ketik CMD,bila layar command sudah muncul di layar,ketik CONVERT C:/FS:NTFS.Catatan: Saat proses ini berlangsung, computer jangan di sela dan juga dalam keadaan bebas Virus.
2. Program startup
Saat kita menginstall Software Programs biasanya pembuat program menyertakan startup programnya agar bisa di akses atau di buka dengan cepat, Hal ini memang menguntungkan kita,karena program bisa di buka dengan cepat.Tapi bila Program tsb jarang kita buka atau hampir tidak pernah kita buka sama sekali,maka layanan ini bisa kita anggap mengganggu kecepatan komputer kita,kita bisa merasakan Loading lambat dll,kenapa begitu?.
Saat pertama kali komputer, kita nyalakan semua yang berada di startup program akan di loading oleh windows,sehingga memory computer kita akan berkurang.nah inilah salah satu yang membuat computer kita lemot.
Bagaimana cara mengatasi hal ini? nich caranya.
Untuk membuka startup Program, Caranya : START -> RUN, ketik msconfig, buka tab startup. Lepas centang program yang tidak anda kehendaki.Jangan kawatir cara ini aman atau tidak menggangu system kerja dasar windows.sisakan program-program yang menurut anda perlu di load oleh windows,seperti antivirus,Dload manager dll.
3. Window services
Ada dua cara untuk mengakses prosedur ini.yg pertama gunakan msconfig,yang kedua gunakan services.msc. Ini adalah service yang otomatis dijalankan windows pada saat startup. Ada beberapa service yang tidak perlu dan sebaiknya dimatikan, Antara lain yaitu:
§    Error Reporting Service. Saat sebuah aplikasi mengalami gagal loading atau cacat install atau tidak bisa di buka,biasanya windows akan berusaha menolong kita untuk memecahkan masalah kita dengan bantuan online,biasanya ada message window yang isinya “error occured ….” terus ada pilihan send atau don’t send. Itulah guna dari service ini. Kita biasanya memilih don’t send, jadi service ini sebaiknya dimatikan.
§     Automatic Update. Merupakan sebuah fasilitas update automatic dari windows.tapi apabila windows anda bajakan jangan coba-coba mengupdatenya.bisa di cap bajakan oleh mikrosoft.
§   Remote Desktop Help Session Manager. Digunakan untuk membantu Anda jika mengalami kesulitan atau error di windows, Anda bisa meminta teman Anda untuk mengakses komputer Anda dari jarak jauh (Internet). Jika Anda tidak pernah memakainya, service ini sebaiknya dimatikan.
§    Remote Registry. Untuk mengakses registry (file setting windows) dari jarak jauh. Sebaiknya dimatikan.
§  Uninterruptible Power Supply (UPS). Ini hanya digunakan jika komputer Anda menggunakan UPS, yaitu alat yang berguna untuk menyimpan energi listrik ketika listrik padam. Matikan service ini jika Anda tidak menggunakan UPS.
§     Even Log Windows mencatat semua log tentang apa yang terjadi di windows. Jika Anda tidak pernah menggunakan even log (ada di Control Panel -> Administratif Tool), maka service ini boleh dimatikan.
§    Windows Audio. Boleh dimatikan jika komputer Anda tanpa sound card.
4. Visual Effect
Untuk meminimalis Visual Effect dapat anda lakukan dengan cara : Buka Start Menu -> Control Panel -> System Properties. Buka tab Advanced. Klik pada Performance setting. Pada tab Visual effect pilih Adjust for Best Performance. Kemudian cek pada pilihan Use visual styles for windows and buttons agar tampilan windows Anda tetap seperti Windows XP.
5. Virtual Memory
Buka Start Menu -> Control Panel -> System Properties. Buka tab Advanced. Klik pada Performance setting. Klik tab Advanced. Pada bagian bawah ada pilihan Virtual Memory, klik pada tulisan Change. Gunakan custom size. Isi dengan:
-          Minimum : 1024 MB
-          Maximum : 2048 MB
6. Scan and Defragmen
Lakukan Scan minimal seminggu sekali dan defragmen hardisk minimal sebulan sekali secara teratur. Buka windows explorer, klik kanan pada Drive harddisk Anda, pilih Properties. Buka tab tools. Pilih error checking untuk menjalankan scan disk, dan pilih defragmentation untuk men-defragmen hardisk.
Di tempat anda, mungkin banyak orang yang bisa meng- install program. Namun saya yakin sangat sedikit sekali yang mengerti dan mau memahami seni dari proses install tersebut sehingga menghasilkan PC yang optimal.
Sering kita jumpai, komputer sekelas Pentium IV masih dikatakan lambat.
Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk menambah memori dan meningkatkan prosesor. Namun tetap saja, masih ada beberapa proses yang dianggap lambat.
Dengan settingan berikut, anda bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV.
Ruang-ruang yang akan kita sentuh adalah sebagai berikut :
1. System Properties
2. System Configuration
3. Registry
1. System Properties
Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon MyKomputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut :
1. Klik kanan pada icon MyComputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
2. Klik menu System Restore , pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives .
Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
3. Kemudian klik Advanced .
Terdapat 3 menu setting di bawahnya.
* Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance . Lanjutkan dengan mengklik Apply . Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
* Selanjutnya klik Advanced , dan klik Change untuk merubah Virtual Memory.
(Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
* Pada sub menu Custome Size , terdapat kolom Initial Size . Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang.
Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2 x kolom pertama. Jangan lupa klik Set . Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
* Sekarang, klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3 . Kemudian buang tanda Ceklis (v) pada Automatically Restart .
* Klik OK setelah selesai.
* Tutup System Properties dengan mengklik OK
Dari hasil otak-atik tadi, tampilan windows terasa amat membosankan. Semuanya serba Classic, seolah-olah bukan Windows XP.
Jangan khawatir, itu hanya sekedar tampilan yang bisa kita rubah setiap saat. Caranya :
1. Klik kanan di ruang kosong pada area Desktop dan pilih Properties sehingga muncul kotak dialog Display Properties
2. Klik menu Themes , kemudian pada kolom Themes dibawahnya, klik tanda panah ( Pop up ) dan pilih Windows XP .
Jika sebelumnya sudah terpilih Windows XP , maka pilih dulu Themes lain, kemudian klik panah lagi dan pilih Windows XP . Ini dilakukan untuk memancing tampilan Windows XP yang sesungguhnya.
3. Klik Apply dan lihat hasilnya.
4. Selanjutnya klik menu Desktop , perhatikan di bagian bawah. Disana terdapat sub menu Customize Desktop , klik menu tersebut.
5. Pada tampilan kotak dialog berikutnya, pastikan anda membuang tanda Ceklis (v) pada Run Desktop Cleanup Every 60 Days.
Ini dilakukan untuk menghindari penghapusan otomatis Windows terhadap icon-icon yang sudah dianggap tidak penting, padahal menurut kita masih sangat penting.
6. Klik OK dan OK lagi untuk menutup Display Properties.

2. System Configuration
Please, jangan pusing dulu …
Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration . Perhatikan langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik msconfig kemudian Ok atau langsung tekan Enter
2. Dideretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup . Klik menu tersebut.
3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis (v).
Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading .
1. buang tanda ceklis pada nama program yang dianggap tidak perlu untuk ditampilkan pada waktu START UP. Kemudian klik Apply
2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart .
3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.
Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop , anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris. J
Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don’t Show This Massage ….., (dst) kemudian klik OK . Maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart .
3. Registry
Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry .
Berikut ini adalah directory yang terdapat di Registry yang akan kita obrak-abrik J :
1. HKEY_CLASSES_ROOT
2. HKEY_CURRENT_USER
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG
Wah, istilah-istilah apapula itu ?….. Bah … J
Yang akan kita sentuh adalah bagian a dan b . Ikuti langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik regedit , klik OK atau langsung tekan Enter
2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER
3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel
4. Klik tanda plus (+) pada Desktop
( Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris. J . Cari dan temukan MenuShowDelay . Jika sudah ketemu, klik dua kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK )
5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri
6. Dibawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics . Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
7. Cari dan temukan MinAnimate , klik dua kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1 , klik OK .
Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang ( X) dibagian atas kanan jendela.
Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.
Optimalkan memori
- Matikan Indexing Services
Fitur ini berfungsi untuk mempercepat proses pencarian file atau folder yang tersimpan dalam kompy. Program ini cukup banyak memakan memori. Untuk mematikannya, bukalah windows explorer- klik kanan pada harddrive (c:) – properties – pada bagian bawah windows akan terlihat “Allow Indexing Services to index this for faster searches” – hilangkan checklist pada opsi ini kemudian klik Ok. Akan muncul :confirm attribute changes” pilihlah Apply changes to c:\ subfolders and file – OK.
- Optimalkan Pagefile
Pagefile adalah bagian kapasitas harddisk yang dicadangkan sebagai perpanjangan dari RAM sehingga seolah-olah computer mempunyai memori yang lebih besar dari RAM sesungguhnya.
Sebagai patokan : jika RAM dibawah 512 makan 1,5 X RAM tapi jika RAM 512 atau lebih makan 1 X RAM.
Untuk mengubah setting ini: Explorer – klik kanan pada My Computer – Properties – Advanced – pada bagian Performance klik Settings. Akan muncul dialog box Performance Options – Advanced – Change. Kemuadian muncul dialog Virtual memory. Pilih C: (drive yang berisikan pagefile). Samakan initial size dengan max size dengan patokan diatas. Kemudian klik Set – Ok – Ok -Ok. Jika computer meminta restart, maka restart lah.
- Matikan Port nganggur
Untuk mempercepat booting, matikan port yang tidak terpakai. Caranya: control panel – System – Hardware – Device Manager – Ports – klik kanan pada port yang akan dimatikan – Disable – Yes.
Optimalkan Harddisk
- Gunakan mode DMA
Direct Memory Access Mode yaitu alternative atau bias dikatakan regenerasi dari PIO (Programmed Input/Output). DMA melakukan transfer data dari harddisk langsung ke memori sehingga prosesor bias berjalan lebih cepat. Untuk mengaktifkan mode DMA: Kontrol Panel – System – Hardware – Device Manager – klik ganda pada IDE ATA/ATAPI Controllers – klik kanan Primary IDE Channel – Properties
Advanced Settings – pada transfer mode pilih DMA if available-Ok -restart computer anda.
- Hapus isi folder windows prefetch
Folder prefetch berisi file rujukan dari program yang sering digunakan supaya saat kita mejalankan program tersebut akan lebih cepat mucul. Tapi jika file yang tersimpan dalam folder ini terlalu banyak justru akan membuat computer jadi lambat. Untuk menghapusnya : C:\WINDOWS\Prefetch
- Buang file hibernasi
File ini akan berguna bagi pengguna laptop karena file hibernasi akan menyimpan semua hal yang sedang dijalankan dan menyelamatkan segala yang sedang kita kerjakan ketika baterai mulai kehabisan daya. Tapi jika anda pengguna PC hal ini tidak bermanfaat karena kompy ana akan selalu terhubung ke l istrik. File ini memakan ruang sama dengan besaran RAM. Untuk menghapus file ini:
Control Panel – Power Options – pilih tab Hibernate – uncheck pada opsi Enable Hibernation -Ok.
- Kurangi ukuran Recycle Bin
File yang kita hapus akan tersimpan di Recycle Bin dengan tujuan agar sewaktu-waktu dapat kita kembalikan (restore). Secara default, Recycle Bin menghabiskan ruang 10% dari kapasitas harddisk. Untuk menguranginya, klik kanan pada Recycle Bin – Properties – pada tab Global akan terlihat Maximum size of recycle bin. Jika harddisk anda cukup besar, bisa disetting menjadi 3% tapi jika tidak, gunakanlah 5% – Apply.

Cara menghilangkan tulisan "this copy of Windows is not genuine" di Windows 7

Cara menghilangkan tulisan "this copy of Windows is not genuine" di Windows 7

Pengguna Windows 7 mungkin pernah mengalami pesan ini, di ujung kanan bawah pada desktop muncul tulisan "Windows 7 Build xxxx This copy of Windows is not genuine". Atau gampangannya Windows mu itu tidak asli atau bajakan. Ada banyak tools atau software untuk menghilangkan tulisan ini atau menjadikan Windows tidak asli menjadi Windows asli. 

Agar kalian tidak mendapatkan pesan / blacklist itu di komputer / laptop Windows 7 kalian, saya menyarankan untuk mematikan Windows Update kalian. Dan untuk yang sudah terlanjur terkena blacklist ,CHIP akan memberi cara agar tulisan Windows 7 not genuine itu bisa hilang (TANPA SOFTWARE) hanya dengan menggunakan CMD (Command Prompt), karena menyangkut masalah lisensi, saya tidak berani menshare tool/software untuk itu.
PERHATIKAN, berikut caranya :
Pertama klik start > lalu pilih RUN > ketik CMD > atau tekan tombol windows + R
Usahakan dalam mode run administrator ( atau tekan F8 > lalu pilih Safe mode pada keyboard pada waktu booting awal windows )
Command Prompt
Ketika menu command prompt terbuka seperti gambar diatas, lalu kalian ketikan perintah berikut : SLMGR -REARM lalu enter, tunggu kurang lebih 5 sd 10. Nanti akan keluar pesan seperti gambar dibawah ini yang menandakan proses berhasil.
Berhasil
Restart atau booting windows 7 kalian, tulisan windows 7 not genuine sudah tidak keluar lagi dikanan bawah layar monitor. Artinya proses berhasil.
Sekian, semoga postingan ini berguna untuk kalian.

MEMPERBAIKI HARDDISK YANG TIDAK TERBACA

MEMPERBAIKI HARDDISK YANG TIDAK TERBACA

Hard disk adalah tempat di mana seluruh data termasuk Sistem Operasi (OS), file-file program, semua file dan folder yang pernah kamu buat dan simpan selama memakainya. Jika kemudian karena sesuatu yang terkadang sulit diperkirakan penyebabnya mereka semua itu hilang? Wadew! Kalau OS hilang atau rusak tinggal install ulang saja. Kalau film atau koleksi musik hilang, bisa download atau minta teman yang punya. Lha kalau file pekerjaan atau ‘karya’ wesh…. seperti misalnya puisi atau cerpen hilang? Benar-benar bencana. Atau foto-foto yang sangat penting? Foto logi bisa, tapi suasana dan kenangannya kan beda, hehe… Ok, lanjut, sekarang bagaimana cara memperbaiki dan menyelamatkan data di hard disk yang corrupted atau tidak terbaca?
Biasanya kita baru tahu kalau hard disk laptop atau PC kita bermasalah ketika kita mencoba membuka drive atau partisi. Jika kerusakannya parah, bisa jadi keseluruhan hard disk jadi tidak terbaca total. Terkadang, disk checking utility bawaan Windows juga tidak berdaya untuk membaca hard disk rusak itu. Hmmm, harus bersiap ganti hard disk nih.
Untuk membaca dan menyelamatkan data hard disk rusak itu kita bisa pakai disk recovery utility, kalau masih gagal ya terpaksa dech, bawa laptop atau PC kita ke toko untuk di ‘servis’. Itu artinya kita musti bayar, dan yang menyedihkan, ketika mereka gagal, kita tidak benar-benar tahu apa yang terjadi, tidak tahu cara mereka, tidak tahu apakah mereka sudah merecovery datanya, dan sebagainya. Apa benar sih kita tidak bisa sendiri, paling tidak tahu seperti apa dan bagaimana proses recovery data itu? Mau?
Ok, dalam banyak kasus, ketika hard disk tidak terbaca sama sekali, kemungkinan terbesarnya memang kita harus ganti hard disk. Tidak selalu memang. Tapi kalau sudah ada bad sector, maka buang saja hard disk itu. Langkah penyelamatan data di bawah ini mungkin tidak akan menyelamatkan hard disk kamu, tapi paling tidak kita coba untuk membuatnya terbaca satu kali saja supaya kita bisa ambil data tersimpan.
Cara menyelamatkan data di hard disk rusak
Sebelumnya, untuk diketahui, sebaiknya sambungkan hard disk anda sebagai external drive ke PC yang normal, dan coba ikuti langka-langkah berikut ini:
1. Kalau muncul kotak dialog yang mengindikasikan bahwa drive kamu itu perlu diformat, klik “No”, ini sangat krusial, kalau sampai kamu terlanjur klik “Yes”, maka selesailah sudah. Nanti akan sulit lagi, dan kalaupun berhasil, akan banyak data yang gagal atau corrupt.
2. Klik ‘Start’, pilih ‘My Computer’ atau ikon ‘Computer’. akan muncul drive dari hard disk yang baru kamu colokkan tadi. Klik kanan pada drive-mu, pilih ‘Properties’. Kalau ternyata tidak terbaca atau tidak mucul hard disk-mu, lompat ke langkah ke 5.
3. Nah, akan muncul window yang menampilkan propertinya. Klik pada tab ‘Tools’
4. Pilih ‘Check Now’ di bawah ‘Error Checking’ untuk mulai melakukan pemeriksaan error pada hard disk-mu. Centang pada window pop-up yang berisi pertanyaan apakah kamu mau Windows membetulkan error yang ditemukan. Centang juga pada kotak yang berisi ‘Scan for and attempt recovery of bad sectors’. Klik ‘Start’. Jika kemudian Windows memberitahu bahwa hard disk tidak terbaca dan perlu di format, klik ‘No’.
5. Kalau langkah-langkah tadi gagal juga, sekarang kita pakai command prompt. Klik ‘Start>>Run>>CMD’ atau ketik saja ‘CMD’ setelah klik ‘Start’.
6. Akan muncul window dari Command Prompt:
Sekarang ketikkan nama dari drive kita yang rusak tadi dengan menambahkan tanda titik dua. Jadi misalnya hard disk yang rusak tadi ada di drive F, maka ketikkan ‘F:’ lalu tekan Enter. Karena hard disk itu rusak, maka biasanya akan muncul peringatan ‘The System Cannot Find the Drive Specified.’
7. Inilah langkah kuncinya. Ketikkan ‘chkdsk’ di command prompt, tunggu beberapa saat sampai selesai proses deteksi error hard disknya. Biasanya cepat kog. Jika error-nya ditemukan, Windows akan menawarkan pilihan untuk memperbaikinya. Pilih ‘y’.

CARA BURNING DATA KE CD-DVD DENGAN NERO STARTSMART

CARA BURNING DATA KE CD-DVD DENGAN NERO STARTSMART


Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum Wr.Wb


alamyuda-burn-cd-dvd.png

Burning atau biasa di sebut membakar data merupakan suatu kegiatan memasukkan data ke sebuah CD/DVD. Biasanya proses ini membutuhkan aplikasi misalnya Nero StartSmart, Dll.
Kesempatan kali ini Wisnu akn berbagi CARA BURNING DATA KE CD-DVD DENGAN NERO STARTSMART.

BERIKUT LANGKAH-LANGKAHNYA

1. Pastikan komputer anda sudah terpasang aplikasi Nero StartSmart. Jika belum, silahkan download
2. Buka aplikasi Nero StartSmart
3. Di bagian atas ada pilihan CD/DVD, CD, DVD. Silahkan pilih. Misalnya CD/DVD
4. Klik Menu Data. Dan pilih Make Data CD atau Make Data DVD
5. Jika ingin menambahkan data ke CD alias memburning, pilih Add. Jika ingin menghapus data pada CD, pilih Delete
6. Klik Next dan akan muncul Final Burn Setting. Lalu silahkan isi kotak Disk Name
7. Atur Writing Speed dg cara meng-klik tanda panah di sebelah kiri. Jika sudah selesai mengatur Lalu klik Burn
8. Tunggu Proses Burning. Jika proses berhasil, akan muncul pesan "Burn process completed succesfully". Lalu klik Ok.

Demikian langkah-langkah dalam proses Burning. Jika ada pertanyaan, silahkan kirimkan ke [ SINI ]

CARA TES PRINTER DENGAN MUDAH

CARA TES PRINTER DENGAN MUDAH

 



Cara tes warna dan tulisan pada printer
 Kali ini sata akan membagikan tentang cara printing tes page dan tes warna.hal itu dilakukan jika printer sedang tidak normal,karena jika menggunakan tulisan yang di smbil dari tulisan sendiri tentu hasilnya akan berbeda.oke langsung saja
1.klik start
2.pilih printers and faxes
3.klik kanan pada printer yabg ready
4.pilih propertis
5.jika akan melakukan tes page pilih print tes page
Jika akan melakukan tes warna pilih maintenanc nozzle chek

Cara mencetak dokumen di microsoft word - print out

Cara mencetak dokumen di microsoft word - print out

Mencetak dokumen yang berada dalam lembar kerja microsoft word sangat mudah dilakukan, akan tetapi bagi para pengguna komputer yang masih baru sangat sulit untuk dilakukan dan sangat membingungkan. Akan tetapi jika kita sudah mempunyai ilmunya semua akan terasa mudah, kita tinggal melakukan beberapa klik untuk mencetak dokumen ke dalam lembar kertas yang sudah disediakan.

Mencetak dokumen bertujuan untuk membuat arsip dalam bentuk hard copy sehingga komputer mengalami masalah, maka kita masih mempunyai hasil cetakan dari kerjaan kita. Atau juga juga digunakan untuk mencetak hasil kerja kita dalam bentuk lembar kertas.

Sebelum anda mencetak dokumen langkah yang harus anda lakukan adalah menginstall driver printer yang sesuai dengan yang kita gunakan. Selanjutnya untuk mencetak dokumen pada microsoft word, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka lembar kerja ms word yang akan dicetak
  2. Selanjutnya klik office button pada pada bagian pojok kiri atas sehingga akan muncul popup menu, kemudian pilih pint. atau untuk cara lebih cepat klik CTRL + P untuk mencetak dokumen.
  3. Langkah selanjutnya akan muncul jendela print. Pada jendela ini akan ada beberapa pilihan dan konfigurasi yang harus dilakukan sebelum mencetak dokumen.
  4. pada pilihan printer name : terdapat pilihan printer yang akan digunakan untuk mencetak lembar kerja, pada pilihan ini sesuaikan dengan printer yang sedang anda gunakan dan sedang menancap pada komputer anda.
  5. Page range adalah pilihan untuk mencetak dokumen yang meliputi: all yang artinya jika kita memilih pilihan ini maka semua dokumen yang ada pada lembar kerja akan dicetak secara keseluruhan. Current page yaitu pilihan dimana kita akan mencetak dokumen yang kita pilih saja, artinya dokumen yang dicetak adalah dokumen dimana pointer mouse diletakkan. Pages berfungsi untuk mencetak dokumen sesuai dengan halaman yang dipilih.
  6. Selanjutnya ada pilihan copies, pada menu ini adalah pengaturan untuk mengatur jumlah copian yang akan dicetak.
  7. Selanjtnya klik OK
Catatan:
  • Sebelum mencetak dokumen, atur terlebih dahulu ukuran kertas pada lembar kerja ms word anda.
  • Sesuaikan pengaturan kertas (page layout) dengan kertas yang anda gunakan
  • Jika anda mencetak dokumen dengan jumlah halaman yang sangat banyak, disarankan untuk menggunakan perintah page dan cetaklah dokumen sedikit demi sedikit. Misalkan 10 sampai dengan 15 lembar tiap 1x mencetak.
  • Jika anda sudah mencetak dengan jumlah yang banyak, lakukan cleaning pada printer.
  • Semoga artikel sederhana ini bisa bermanfaat ...

Cara Efektif Agar Windows 8 Lebih Cepat

Cara Efektif Agar Windows 8 Lebih Cepat


31844
tuning win8Windows 8 adalah versi Windows terbaru yang mempunyai beberapa kelebihan salah satunya tampilan User Interface-nya. Sejak diluncurkan pada tanggal 26 Oktober 2012, banyak pengguna yang beralih ke versi Windows 8 baik itu dengan cara upgrade secara sistem operasi atau membeli perangkat baru. Dengan makin populernya sistem operasi ini, rasanya tidak perlu dijelaskan apa yang terbaru atau aplikasi apa  yang harus diinstall di sistem operasi ini. Sekarang yang jadi pertanyaan adalah, bagaimana performa dari Windows 8 ini. Apakah lebih cepat dari pendahulunya (Windows 7) atau malah lebih lambat.
Yang jelas, waktu booting sekarang lebih cepat. Tapi bagaimana proses setelah sistem operasi berjalan? Apa yang harus di lakukan untuk membuat Windows 8 lebih cepat? masalah peningkatan kinerja memang menjadi isu yang menarik untuk setiap OS dan karena itu pengguna harus mengambil beberapa langkah preventif dan pemeliharaan agar komputer bisa menjalankan Windows 8 dengan lancar. Di sini saya akan berbagi beberapa tips penting agar Windows 8 Anda dapat berjalan dengan lancar dan lebih cepat.

1) Install Antivirus

Dengan berbagai macam spyware, virus dan trojan yang beredar saat ini, sangat mungkin akan mempengaruhi kinerja PC Anda. Jadi untuk menghindari agar tidak sampai terkena masalah ini, Anda harus menginstall antivirus yang mampu memberikan perlindungan terhadap spyware, virus, trojan dan terutama memberikan keamanan untuk terhindar dari situs web berbahaya secara online.

2) Lakukan Disk Cleanup Secara Berkala

Melakukan pembersihan terhadap file-file temporary atau cache scara berkala secara tidak langsung akan membuat Windows 8 Anda berjalan lebih cepat. Lakukan pembersihan secara berkala dua kali seminggu dan lihat perubahan performanya.

3) Optimasi Drive

“Optimize Drives” adalah opsi baru yang yang ada di Windows 8, termasuk “Disk Deframentation” yang pada versi Windows sebelumnya juga sudah tersedia. Opsi optimasi drive ini mencakup “Trip Optimization” dan “Slab Consolidation”.
Trip Optimization bertugas untuk menginformasikan pada penyimpanan backup blok-blok data mana yang tidak lagi digunakan, di mana fungsi dari Slab Consolidation Slab menata kembali data-data yang terpencar dan dijadikan pada satu lokasi. Anda dapat mengakses opsi ini dengan dukungan Defragment yang disediakan untuk drive. Lakukan Disk Defragmentation setiap 3 bulan (tergantung seberapa banyak Anda menggunakan harddisk untuk instalasi dan menghapus aplikasi).

4) Memperbaiki Disk Error

Untuk memeriksa integritas file yang tersimpan di Windows 8, Anda harus memeriksa Disk Error menggunakan utilitas tertentu. Microsoft merekomendasikan untuk melakukan pengecekan ini satu minggu sekali jika Anda adalah menggunakan Windows 8 setiap hari.
Berikut cara untuk melakukan checking Disk Error ?
  1. Klik kanan drive yang ingin Anda cek/perbaiki dan pilih Properties.
  2. Kemudian Klik tab Tools dan klik Error Checking.
  3. Ikuti petunjuk yang ada dan mungkin perlu proses restart untuk hal ini.

5) Ready Boost

ReadyBoost diluncurkan bersama dengan Windows Vista. Fitur ini dapat menggunakan penyimpanan Non-Volatile seperti PenDrive untuk meningkatkan kinerja dengan menambahkan lebih banyak memori ke sistem. Caranya, hubungkan perangkat USB ke PC dan jika perangkat tersebut kompatibel dengan ReadyBoost, maka akan tampil opsi “Speed up my system” ketika Anda melakukan klik kanan pada perangkat atau pada saat proses Autorun. Cukup Anda ikuti petunjuk yang ada, dan ReadyBoost terbukti bisa membuat Windows 8 lebih cepat.
readyboost

6) Menimalkan Program Startup

Program Startup adalah program-program yang dijalankan pada saat Anda memulai Windows. Sudah jelas jika makin banyak aplikasi yang dijalankan pada awal booting, tentunya akan mengurangi kinerja PC Anda. Oleh karena itu, pilih aplikasi yang penting saja untuk ditempatkan pada program startup.
Cara meminimalkan Program Startup:
  1. Jalankan Windows Run.
  2. Ketik msconfig, tekan Enter.
  3. Klik pada tab Startup.
  4. Hilangkan centang pada aplikasi yang tidak diinginkan dan tidak begitu penting. (*)
  5. Klik Apply dan restart PC.
(*) harap hati-hati dalam memilih aplikasi yang akan dihilangkan, karena ditakutkan ada aplikasi yang memang harusnya jalan pada proses startup

7) Jangan Menyimpan Data di Drive C

Sebagian besar pengguna menyimpan data di desktop atau di folder download yang jika terus-menerus dilakukan akan mengurangi kapasitas drive utama. Tindakan untuk menyimpan data di drive utama harus segera dihentikan, karena jika terjadi sesuatu hal dengan drive utama, maka ada kemungkinan data-data yang berada di drive tersebut tidak bisa diakses. Berikut adalah tips dalam mengelola data yang Anda miliki.
  1. Jangan simpan hasil download pada drive utama. Gunakan drive lain sebagai media penyimpanan.
  2. Jangan menyimpan file besar pada Desktop.
  3. Hindari menyimpan data pada drive OS.
  4. Cobalah untuk menginstal software dan games pada drives lain dan bukan pada drive utama.
  5. Uninstall software yang Anda rasa tidak perlu.

8) Install Software Tune Up

Ada banyak software tune up yang beredar di Internet (baik berbayar atau gratis) yang bisa digunakan untuk men-tuning Windows 8 Anda untuk mengurangi kemungkinan kesalahan dan file-file yang tidak berguna. Software tune up fungsinya adalah :
  1. Membersihkan dan men-defrag registry-registry yang error.
  2. Menghapus link-link shortcut yang rusak.
  3. Mengelola space harddisk.
  4. Mengoptimalkan proses startup dan shutdown.
  5. Defragment Hard Disk.

9) Batasi Aplikasi yang Berjalan di Belakang Layar (Background Process)

Jangan biarkan aplikasi-aplikasi terus berjalan di belakang layar. Tutup aplikasi yang sudah Anda rasa tidak perlu digunakan lagi. Membiarkan aplikasi-aplikasi tersebut berjalan di belakang layar akan meningkatkan penggunaan memori dan CPU yang tentu saja akan menurunkan kinerja Windows 8.

10) Optimalkan TampilanVisual

Memasang wallpaper sederhana dan tidak menggunakan screensaver terbukti membuat Windows 8 berjalan lebih cepat. Anda dapat mengatur tampilan visual seoptimal mungkin. Menonaktifkan animasi tentunya juga berdampak ke kinerja, tetapi hal ini akan mengurangi kesenangan dalam menggunakan Windows 8.

11) Update Berkala Windows 8

Meng-update Windows 8 pasti akan membuat windows 8 lebih cepat. Anda tidak perlu menginstal semua update yang ditawarkan oleh Windows, hanya install update yang direkomendasikan. Anda juga dapat memilih update untuk Office (opsional) jika Anda ingin meningkatkan kinerja software Office